Mempelai wanita meninggal dunia 15 menit usai ijab kabul, menyedihkan!
Kebahagiaan tersebut berubah jadi duka
Pernikahan semestinya adalah momen membahagiakan bagi sepasang manusia. Namun hal tersebut tidak berlaku bagi Kais Prayoga, pemuda asal Purwakarta, Jawa Barat. Tragis memang ketika sebuah cerita pernikahan langsung berubah menjadi kesedihan seketika. Sabtu (15/5) Kais baru saja menikahi pujaan hatinya, Rani Apriliani, dia langsung menjadi duda. Sang istri bukannya selingkuh atau direbut oleh orang lain, melainkan dipanggil oleh oleh Yang Maha Kuasa.
Berita tersebut dikutip oleh MR.Bocah Angon dari akun Facebook, Puttri Hinata. 16 Jam lalu, akun tersebut menuliskan,
"innalillahiwainnailaihi'rajiun ...Di hari bahagia mu di hari itu juga Allah memanggil mu...15 menit usai ijab kobul...janur kuning berubah menjadi bendera kuning...selamat jalan Rani Apriliani ...semoga amal ibadah iman islam nya .di terima oleh Allah SWT ..aamiin buat Kais Putra Prayoga yang tabah ya."
Memang tidak mudah untuk bangkit dari kejadian ini bagi Kais, perasaan duka yang begitu mendalam juga masih dirasakan oleh Kais
Kais terus menulis rasa dukanya secara mendalam....Bikin nangis...
"Ya Allah masih tak percaya org yg aku cinta dan sayangi telah kembali ke pangkuanmu," tulis Kais dalam Facebooknya 12 jam yang lalu
Kais dan Rani melangsungkan pernikahannya di Desa Sukajaya, Sukatani, Purkawarta pada 14 Mei 2016 seperti yang tertuliskan di dalam undangan mereka.
Popular posts from this blog
batu berbentuk wajah manusia
Pasalnya menurut sejarah yang ada, lokasi tempat di temukannya batu itu diketahui pernah menjadi tempat permukiman umat Hindu, dan hal itu juga dibuktikan dengan adanya penemuan piring kuno (antik,red) bergambar naga beberapa tahun yang lalu oleh warga sekitar. Namun sayangnya, piring yang dimaksud, diakui warga sudah dijual oleh kolektor benda antik yang datang ke tempat mereka. “Kita menduga batu dengan ukiran wajah yang mirip manusia ini adalah hasil seni kuno peninggalan zaman dahulu,” sebutnya. Amatan Metro Tabagsel (Grup JPNN), batu yang diketahui jenis batu kapur tersebut berada persis di pinggir aliran anak sungai dengan posisi tertanam dan digenangi air. Untuk menjaganya, warga sekitar sengaja membuat patok kayu dan menutupnya menggunakan jaring kawat. Oleh warga sekitar, lokasi penemuan batu itu dianggap sebagai daerah yang angker. Di sekitar penemuan batu tersebut ada sebuah pohon besar yang meny...




Comments